Saatnya akhir tahun. Saatnya Natal. Saatnya menyambut tahun baru.
Buat kamu pecinta gadget, tidak ada yang lebih menyenangkan ketimbang ganti gadget baru atau membelikan kado hadiah gadget buat mereka yang disayang. Dan saat ini waktunya pas, mengapa?
Karena makanja.com membagikan voucher senilai Rp.500.000,- buat semua member makanja.com.
Kalau kamu member lama makanja.com, anda cukup cek di menu "Akunku" lalu klik "voucher". Pasti kamu bisa lihat ada voucher belanja yang bisa kamu gunakan 10 kali @ Rp 50.000,- alias total Rp. 500.000,- . Voucher bisa kamu gunakan untuk setiap kali belanja dengan minimum nilai belanja tertentu. Kayanya kamu perlu tuh bilang wow! sambil terus guling-guling.
Kalau kamu velum member. gunakan kesempatan ini, sebelum tawaran ini habis. Yang kamu mesti lakukan cukup masuk ke http://makanja.com dan daftar sebagai member lalu simsalabim voucher belanja Rp 500.000,- ada di akun anda.
Selamat berganti gadget!!
Senin, 02 Desember 2013
Senin, 10 Juni 2013
Menghabiskan 12 Milyar Dollar Dalam Sehari
Tahukah kamu cara menghabiskan 12 milyar dollar dalam sehari? Itu yang dilakukan Samsung pada tanggal 7 Juni, Jumat lalu. 12 milyar dollar alias 120 trilyun raib dalam sehari. Saya yakin Dedi Corbuzier pun tak sanggup melakukannya.
Hal ini terjadi saat orang-orang pintar analyst saham mengira bahwa produk-produk baru Samsung semacam Samsung Galaxy S4 Mini dan Samsung Galaxy S4 Active akan mengkanibal Produk unggulan Samsung Galaxy S4 yang luar biasa populer itu. Intinya adalah para analyst khawatir bahwa Samsung akan berdagang demi volume dengan mengorbankan atau menipiskan margin. Kalau anda pernah baca tentang performansi saham Apple tentu familiar dengan hal ini, bahkan mereka para analyst menyebutnya "The Apple Effect".
Sungguh sulit dipercaya, penjualan Samsung Galaxy S4 sesungguhnya telah memecahkan record, menjual 10 juta unit dengan sangat cepat. Samsung benar-benar panen dari Galaxy S4. Namun para analyst malah menghukumnya dengan menurunkan nilai sahamnya. Dan kemudian 120 trilyun rupiah raib dari market cap Samsung. Wow.
Apple telah mengalami hal ini sepanjang sejarahnya. Nilai saham Apple selalu dibawah yang seharusnya. Apakah Samsung akan mengalami hal serupa?
Artikel mengenai Samsung Galaxy S4 dapat dibaca di artikel ini.
Hal ini terjadi saat orang-orang pintar analyst saham mengira bahwa produk-produk baru Samsung semacam Samsung Galaxy S4 Mini dan Samsung Galaxy S4 Active akan mengkanibal Produk unggulan Samsung Galaxy S4 yang luar biasa populer itu. Intinya adalah para analyst khawatir bahwa Samsung akan berdagang demi volume dengan mengorbankan atau menipiskan margin. Kalau anda pernah baca tentang performansi saham Apple tentu familiar dengan hal ini, bahkan mereka para analyst menyebutnya "The Apple Effect".
Sungguh sulit dipercaya, penjualan Samsung Galaxy S4 sesungguhnya telah memecahkan record, menjual 10 juta unit dengan sangat cepat. Samsung benar-benar panen dari Galaxy S4. Namun para analyst malah menghukumnya dengan menurunkan nilai sahamnya. Dan kemudian 120 trilyun rupiah raib dari market cap Samsung. Wow.
Apple telah mengalami hal ini sepanjang sejarahnya. Nilai saham Apple selalu dibawah yang seharusnya. Apakah Samsung akan mengalami hal serupa?
Artikel mengenai Samsung Galaxy S4 dapat dibaca di artikel ini.
Langganan:
Komentar (Atom)
